Kumpulan Puisi Terbaru
Berikut ini aku mencoba menulis beberapa puisi terbaru dariku. Selamat membaca semoga berkenan dihati para pembaca sekalian.
Puisi- Bapak
Kuatmu tak terhingga sampai di ujung usia
Mata yang sedikit memerah, hingga pelupuk mata yang
mengendur
Setiap hari, waktu, atau lusa
Tangguhnya sekian masa
Terkadang bumi menyebutnya luar biasa
Lalu tumbuh-tumbuhan hijau memadah
Engkau Bapak bukan anak
Mengasihi setulus Tuhan kepada Hamba
Terasa hingga beta menutup mata
Puisi- Kepada Angin
Ribut Sayang
Kala angin menyeruak melalui celah jendela
Cahaya bintang berpendar di atas sana
Lalu mataku mengerjap melihati
Segumpalan kegelisahan di malam hari
Apakah itu berarti?
Duh Gusti. Puji-puji yang tiada henti
Lalu pikiran merayap ke sana kemari
Bujang sepi dengan sejuta ilusi
Bertebaran keributan di dalam hati
Jika tak sampai aku melukai
Gerangan hati yang masih terbui
Puisi- Gadis Pecinta
Layar
Aku melihatnya di kala sore hari
Duduk dia, gadis kecil menatapi layar tanpa peduli aku
menghampiri
Lalu diam saja kuhampiri sambil mengamati
Gadis pecinta layar, yang masih terdiam duduk mengangkang
Katanya, era digitalisasi
Jangan gengsi, kalau suka segera amati
Kehidupan baru yang lagi trendi
Ah, lupakan
Kau tak cukup paham dengan layar bukan?
Cermin sihir yang bisa melihat keberadaan manusia dimana
saja
Atau kau hanya kegi saja
Atau kau juga lelaki pecinta layar?
Comments
Post a Comment