Ramadhan aktifity, eksplorasi skill santri


     
Aktifitas bazar ramadhan yang digelar Keluarga Santri Pondok (KSP) SMA Pomosda di depan pondok sufi Pomosda Sabtu (11/06/2016)
Setiap tahun, ramadhan di manfaatkan pedagang makanan memperdagangkan kreatifitasnya membuat camilan menarik. Tak tanggung, segala jenis makanan yang jarang kita temui di bulan-bulan biasa ikut andil menghiasi pinggiran jalan-jalan di setiap pasar di Indonesia. Kolek misalnya, makanan khas Indonesia ini slalu muncul menjadi headline di pasaran. Selain sirup dan makanan-makanan lain ikut menjadi pilihan masyarak
at.

     Tak mau kalah dengan khalayak, para santri di salah satu Ponpes modern yang terletak di Jl.KH.Wachid Hasyim No.304 Tanjunganom Nganjuk, Jatim juga meramaikan bulan Ramdhan dengan berjualan aneka cemilan dan lauk. Para santri yang tergabung dalam Keluarga Santri Pondok (KSP), memamerkan karya-karya mereka di depan pondok sufi Pomosda,  mulai kamis (09/06/2016) kemaren di pinggiran jalan lintas kec. Ngronggot dan pasar warujayeng. Mereka berjualan makanan siap saji dan minuman es buah, serta lauk.
Menariknya, beberapa bahan makanan yang mereka jual didapat dari hasil buatan santri alias tidak beli, meski beberapa bahan baku di dapat dari membeli. Seperti botok lele, yang mereka dapatkan dari hasil panen para santri perikanan. Hal ini terjadi konsolidasi antara unit kegiatan santri (UKS) perikanan dan UKS tataboga. Kami ambil lele ini dari ternak ikan ksp kelas sebelas dan mengolahnya di dapur tataboga
Tutur angga, santri lelas sebelas. 
Kegiatan ini juga digunakan melatih skill santri dalam dunia pemasaran produk dan sosialisasi. Selain itu, mereka juga belajar mengestimasi barang dagangannya. Menghitung total jumlah produk serta melakukan analisa pasar.
Ini kemaren lelenya banyak sekali kaksampai sisanya sangat w.o.w
Imbug angga melaporkan data penjualannya .
Persiapan bazar dok.pri

       Demikian adalah hal yang dapat dimaklumi menggingat kegiatan yang terbilang perdana dan masih perlu banyak efaluasi dari santri KSP. 
Selanjutnya, moment ramadhan tidak begitu saja dilewatkan oleh para santri di pondok ini dengan hanya menunggu buka dengan bermain layang dan lain-lain.

Di tulis oleh amin maulani via handphone.
Di sela-sela tadarus malam minggu setelah sore tadi mampir di stan santri.

Comments

Popular Posts