Rintangan Pertama 41 Hari Menulis

Agustus ke 07- Rintangan Pertama 41 Hari Menulis

Hampir tiga puluh hari aku menulis lalu mempostingnya melalui akun blog ini. Hari berganti serasa cepat, tak terasa hampir sebulan lamanya aku menulis.

Hari ini, aku terlambat memposting tulisan sebab rintangan pertama memaksa tulisan tertahan di laptop. Ya,  tadi pagi aku tak bisa memposting tulisan sebab laptop terkendala pada bagian keyboard, tombol angka "1" tertekan otomatis. Perkara yang sejak semalaman memaksaku menahan emosi yang hampir meluap-luap. Sejak semalaman juga emosiku terkuras habis sebab proses menulisku terkendala dengan angka satu yang terus menekan sendiri. 

Ada upaya untuk mengatasinya, seperti mencari tutorial melalui youtube. Namun upaya tersebut tidak bisa kulakukan ketika aku berada di asrama sebab peralatan yang nihil, meski alatnya hanya sederhana: 2 buah pinset, tisue, dan alkohol.

Akhirnya, aku memejamkan mata dengan memendam tanggung jawab untuk segera memperbaiki tombol keyboard yang error. 

Hingga tadi pagi saat aku berangkat bekerja, paska subuh buru-buru aku berangkat, (ah, ya. Seperti biasanya pula, sekitar pukul enam kurang), dan segera mencoba memperbaiki tombol yang rusak. Kucungkil tombol angka satu pelan-pelan, meneliti bagian dalam, lalu membersihkannya.

Kali ini dengan alat-alat yang tersedia pun tak bisa mengatasi masalah tersebut. Beberapa kali kuulangi bongkar pasang tombol, membersihkan dengan alkohol, menyusun kerangka tombol bagian dalam- siapa tahu penyebabnya tombol tidak pas, terus kucoba otak-ati sendiri namun usaha ini pun tak menghasilkan apa-apa, malah membuat tombol tertekan semakin cepat. Aih.

Opsi terakhir, buru-buru kubawa ke bengkel elektronik. Yah, inilah akhir dari upayaku mempebaiki laptop. Oh. Ya! Kerusakan laptop pagi tadi membuatku mengerti beberapa hal, diantaranya. Keyboard merupakan bagian laptop yang tergolong sensitif dan rentan kerusakan. Kerusakan tombol keyboar ada dua jenis : satu menekan sendiri, dua tidak bisa ditekan. Nomor satu diatas, menurut teknisinya terbilang lebih berbahaya, karena potensinya besar menular ke tombol yang lain.

Dari sini, upaya pencegahan kerusakan bisa dilakukan dengan tidak menyimpan laptop pada tempat yang lembab, menjaga debu agar tidak masuk ke dalam tombol. Fungsi silikon pada keyboard malah tidak direkomendasikan oleh teknisi, karena bahaya kelembapan menyebabkan tidak stabil.


Cukup ini saja. Tulisanku pada hari ini

07 Agustus 2017

Ditulis untuk memenuhi program kemandirian "one day one article

Comments

  1. Waah.. baru kerasa yang broth? Haha tapi aku salut lho sama kamu yang bisa non stop menulis sampai sejauh ini!! Cool...!

    ReplyDelete
  2. Haha. Mantep banget rasanya MAN!.............

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts