Cermat Meminimalisir Kerugian

Juli ke 15- Cermat Meminimalisir Kerugian

Banyak metode yang berkembang ber tujuan untuk mencari strategi. Dalam dunia industri, metode perencanaan produksi  menjadi sangat penting supaya perusahaan tidak mengalami kerugian yang mengakibatan kolabs-nya perusahaan.

Dalam penulisan Tugas Akhir (TA) yang saya lakukan- yang meneliti tentang proses persiapan produksi perusahaan-, saya mengambil poin penting. “Kecermatan dalam analisis.” Kecermatan itu diwujudkan beraninya kita mengulangi meneliti,-atau juga melanjutkan penelitian- jika dirasa hasil yang kita peroleh tidak sesuai.

Misalnya saya meneliti tentang jumlah biaya produksi yang melingkupi  pemesanan, bahan baku, maupun lide time yang memakan biaya sangat tinggi. Jika di konversikan kedalam mata uang, perusahaan akan mengalami kerugian ratusan juta rupiah pertahun. Sebuah angka yang fantastis.
Sebelumnya saya sudah pede menerangkan hasil penelitian ini kepada rekan kuliah. Dengan angka-angka yang masih melekat di dalam memori, sepertinya saya sudah mampu meyakinkan mereka. Apalagi mereka pun tak terlalu memahami bidang yang saya teliti. Meskipun paham, hanya sebatas proses produksi. Bukan biaya produksi.

Ke pedean saya dengan hasil yang tidak balance membuat keinginan mendalami penelitian berlanjut. Dan benar, masih ada beberapa teori yang belum saya terapkan dalam penelitian.

Di sini, saya hampir dirugikan oleh ketidak-cermatan dan ketergesa-gesaan. Seringkali pekerjaan yang tidak cermat akan mengakibatkan kerugian bagi diri sendiri, baik itu secara langsung maupun jangka panjang. Secara langsung biasanya sejenis kerusakan barang, kehilangan, dan tidak rapi. Sedang kerugian jangka panjang bisa jadi berkaitan dengan tujuan dan visi-misi seseorang.

Saya teringat kejadian-kejadian kecil yang merugikan namun berulang. Seperti ketika menarik headset dari dalam tas dengan cara sembrono. Tidak memedulikan kabel itu masih tersangkut atau tidak. Tau-tau kabel putus. Rugi kan?

Atau yang sering kita lakukan- barangkali-, menerima paggilan telepon saat berkendara sepeda motor. Bahayanya lagi kejadiannya di saat-saat waktu magrib, atau sedang ramai-ramainya orang lalu-lalang di jalan. Sedikit saja kita selip kerugian besar  tentu akan kita terima. Bukan sekedar hape atau motor saja yang membuat kita rugi, melainkan kehidupan kita pertaruhkan.

15 Juli 2017
Ditulis untuk memenuhi program kemandirian "one day one article". 

Comments

Post a Comment

Popular Posts