Kapan terbangun? ( Puisi 71)
Malam, kau datang lagi
Mengingatkan pada kelam
Jiwa, kau masih pilu
Keraguan pada keadaan yang semakin gaduh
Hati, kapan kau bermunajat?
Meng-Agungkan ke-Esaan Tuhanmu
Fikir, janganlah letih
Kita akan mengubah dunia
Sudah lama, memang
Kita tidur, bermimpi tentang kebebasan jiwa
Tentang fikir yang meluas
Juga tentang malam yang terasa terang
Kini sudah, memang kau tahu
Mereka, kau dan aku menangis
Betapa saudara kita masih banyak yang tertidur
Bermimpi indah
Tujuh puluh satu, dan kau tetap begitu
Comments
Post a Comment